Melebur Amarah
Seringkali, kita saling menyalahkan ketika bertemu kesalahan.
Terlepas dari siapa yang salah,
Mengapa kita tidak saling memperebutkan salah?
Saling mengucap maaf tanpa harus menuntut kata maaf.
Saling memeluk, meleburkan amarah sampai ia perlahan sirna.
Seperti yang pernah dilakukan oleh Baginda Rasulullah ﷺ ketika beliau sedikit berselisih dengan istrinya.
Dengan penuh kasih beliau memeluk sayyidah 'Aisyah seraya berkata, "Ya Khumairahku, telah hilang amarahku setelah memelukmu."
Wahai bunga tidaklah engkau mekar cekuali engkau melebur amarahmu kepada lebah yang telah mengambil madu mu
BalasHapus